Archive for category Informasi
BPPT Mulai Sebar Garam Untuk Hujan Buatan
Dengan menggunakan dua pesawat Casa 121 200 milik Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT), sebanyak 2 ton bahan material hujan buatan berupa garam disebar kesejumlah titik yang ada di wilayah Sumatera Selatan.
Read the rest of this entry »
Memeriksa Potensi Gempa Jakarta
Menyusul ramalan gempa besar yang mengguncang Jakarta sebesar 8,7 SR yang disampaikan Staf Khusus Presiden 16 Mei 2011, sejumlah media membeberkan dialog tentang potensi gempa yang menjadi ancaman bagi Jakarta. Karena gempa belum dapat diramalkan kapan terjadi, maka info kesiagaan gempa sebaiknya diartikan sebagai kewaspadaan kita terhadap gempa dan bencana pada umumnya. Pernyataan sdr Andi Arief dapat membantu kita meningkatkan kesadaran kita akan adanya potensi gempa dan membangun kesiagaan untuk mengurangi resiko saat terjadi bencana.
Read the rest of this entry »
Tindakan Kita Saat Terjadi Gempa Bumi
Jika gempabumi menguncang secara tiba-tiba, berikut ini 10 petunjuk yang dapat dijadikan pegangan dimanapun anda berada.
Read the rest of this entry »
Pentingnya Manajemen Komunikasi Bencana
Tak pelak lagi, komunikasi bencana telah menjadi kebutuhan strategis saat ini. Di negeri yang sangat luas dengan jumlah penduduk yang luar biasa ini, informasi dan komunikasi yang berkaitan dengan informasi kebencanaan menjadi krusial. Lihatlah apa yang terjadi ketika seseorang dari lingkaran pemerintahan menyampaikan adanya potensi gempa 8,7 akan melanda Jakarta, seperti yang terjadi beberapa hari ini. Maka gelombang komunikasinya jadi bergulir liar bahkan disebarkan dalam benrtuk kekhawatiran terjadinya gempa besar itu terjadi saat ini.
Read the rest of this entry »
Ramalan Gempa 8.7 SR, Masyarakat Diminta Tak Panik
Posted by relawan in Gempa Bumi, Informasi on 16/05/2011
Menanggapi maraknya komentar masyarakat di media online dan social media pasca pernyataan sejumlah Media Online dengan mengutip Staf Khusus Presiden Andi Arief, Disaster Management Center (DMC) Dompet Dhuafa mengeluarkan pernyataan agar masyarakat tak mudah terpancing apalagi panik dengan kabar tersebut. DMC Dompet Dhuafa memandang pernyataan Andi Arief yang disampaikan di depan media nasional di rumah makan Warung Daun tersebut bukan sama sekali berupa prediksi gempa karena tak menyebutkan pusat gempa dan wilayah terdampak serta waktu terjadinya gempa. Pernyatan ini lebih berupa kewaspadaan akan terjadinya gempa besar di sekitar kita.
Read the rest of this entry »
Cilacap, Gempa 7,1 SR, Berpotensi Tsunami
Posted by relawan in Gempa Bumi, Informasi on 04/04/2011
Senin 4 April 2011 pukul 03:06 WIB
Gempa berkekuatan 7,1 SR mengguncang Cilacap, Jateng dan berpotensi Tsunami.
Informasi dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG),
gempa terjadi di 293 km barat daya Cilacap atau 10.01 LS dan 107.69 BT.
Pusat gempa berada kedalaman 10 km.
Dirasakan Hingga Yogyakarta dan Jakarta
Jalan Magelang-Yogyakarta Masih Ditutup
Posted by relawan in Banjir, Informasi, Letusan Gunung, Tanah Longsor on 04/01/2011
Jalur utama Magelang-Yogyakarta di Desa Jumoyo, Kecamatan Salam, Kabupaten Magelang hingga Selasa siang masih ditutup untuk arus kendaraan karena tertimbun material vulkanik Gunung Merapi, menyusul banjir lahar dingin di Sungai Putih Senin (3/1) malam.
Arus lalu lintas di jalur tersebut, khususnya kendaraan roda dua dan minibus dialihkan melalui jalur alternatif Pertigaan Gulon-Salamsari-Jumoyo. Sedangkan bus Jurusan Semarang-Yogyakarta dialihkan melalui Purworejo.
Read the rest of this entry »
Fenomena Halo di Yogyakarta
Fenomena alam halo, sebuah penampakan seperti cincin raksasa yang mengitari matahari terlihat di Yogyakarta dan sekitarnya sekitar pukul 11.00 WIB yang berlangsung sekitar 30 menit.
“Ini adalah peristiwa alam biasa, seperti pelangi, hanya saja terjadi di sekitar matahari yang berbentuk seperti cincin,” kata Kepala Seksi Data dan Informasi Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) DIY Toni Agus Wijaya di Yogyakarta, Selasa.
Sistem Peringatan Dini Bencana Alam : Dari Konsep ke Tindakan
Belakangan muncul banjir rob yang disebabkan oleh air pasang dari laut seperti yang sering terjadi di wilayah utara Jakarta. Terlalu banyak untuk menyebut jenis bencana alam yang datang silih berganti menghampiri Indonesia. Kondisi ini membuat pemerintah harus berpikir ekstra keras untuk mengatasi dampak buruk bencana alam tersebut. Memang berbagai pihak telah berupaya sekuat tenaga untuk mengatasinya namun hasil yang didapatkan belum seperti yang diharapkan. Korban yang timbul akibat bencana alam masih saja tinggi. Belum lagi kerusakan lingkungan yang makin parah. Manusia memang tidak punya kekuatan untuk menghalau bencana alam apabila bencana itu datang. Yang bisa manusia lakukan adalah mengambil langkah penyelamatan diri dan harta benda sedini mungkin agar terhindar dari malapetaka yang berasal dari proses alamiah tersebut. Langkah penyelamatan ini bisa dilakukan dengan dukungan teknologi canggih yang mampu mendeteksi gejala alam baik itu yang bersumber dari laut maupun dari darat. Hal yang terpenting di sini adalah bagaimana meminimalkan korban sekecil mungkin atau tidak ada korban jiwa sama sekali.
Read the rest of this entry »

